Bupati Buton Utara Afirudin Mathara saat memberikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Masjid Agung At-Taqwa ( Foto: Bams Gotre)
BUTON UTARA, Sekilassultra.com –Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H/2026 M menjadi momentum bagi masyarakat Kabupaten Buton Utara untuk kembali meneladani akhlak, kepemimpinan, kesabaran, kejujuran, kasih sayang, serta keteguhan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati Buton Utara pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Masjid Agung At-Taqwa, Selasa (25/8/2026) malam.
Bupati menegaskan, peringatan Maulid Nabi tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial atau sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, Maulid harus menjadi momentum untuk memahami sekaligus mengimplementasikan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat.
Bupati juga mengutip Surah Al-Ahzab ayat 21 yang menegaskan bahwa Rasulullah SAW merupakan uswatun hasanah, atau suri teladan yang baik bagi umat manusia.
“Peringatan Maulid hendaknya tidak berhenti pada kegiatan membaca sejarah dan bershalawat, tetapi harus mampu kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari.”
Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan juga harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter, moral, spiritual, serta kehidupan sosial masyarakat.
Karena itu, masyarakat Buton Utara diajak membangun daerah yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai agama, budaya, persaudaraan, gotong royong, dan kepedulian sosial.
Bupati turut mendorong masyarakat untuk menghidupkan kembali sikap jujur, amanah, disiplin, saling menghormati dan membantu, serta menjaga persatuan dan kesatuan.
“Keteladanan Rasulullah SAW harus menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan yang lebih baik,” pesannya.
Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat Buton Utara bahwa akhlakul karimah bukan sekadar nilai keagamaan, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah.
Penulis: Bambang Kurniawan










