Menolak Tambahan Pembangunan Gerai Indomaret di Desa Lemo’ea, Pemuda Desa Lemo’ea Bela Ekonomi Warga

-

450 Views

Jean Arsat salah satu pemuda Lemo’ea

Sekilassultra.com, Buton Utara – Penolakan datang dari Warga dan Pemuda Lemo’ea, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara. Pemuda dari lemo’ea menyatakan sikap tegas menolak rencana Pembangunan Gerai Indomaret di wilayah mereka.

Jean Arsat menilai masuknya ritel modern ini akan mengancam keberlangsungan usaha kecil masyarakat lokal, terutama warung sembako rumahan yang telah lama menjadi penopang ekonomi warga.

“Kehadiran Indomaret akan mematikan usaha mikro. Pedagang kecil tidak punya modal, distribusi, dan strategi pemasaran seperti perusahaan besar. Ini bukan sekadar soal dagang, tapi soal keberlangsungan hidup masyarakat Lemoea dan pada umumnya masyarakat bagian selatan, Ucap Jean.

Jean arsat bersama warga mendesak pemerintah Daerah, maupun instansi terkait untuk:

  1. Meninjau ulang sekaligus mencabut izin pembangunan Indomaret yang akan dibangun di Desa Lemo’ea
  2. Melibatkan masyarakat dalam setiap keputusan pembangunan yang menyangkut kepentingan hidup warga.
  3. Mengutamakan program pemberdayaan ekonomi lokal dibanding membuka ruang dominasi korporasi besar.

Penolakan ini bukan bentuk anti-kemajuan, melainkan seruan agar pembangunan berjalan adil, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat kecil.

“Kami ingin kemajuan, tapi jangan sampai rakyat kecil yang dikorbankan,” ungkap Jean.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Scroll to Top