Wabup Buton Utara Lepas 1.000 Bibit Ayam Petelur, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Desa Melalui Bumdes

-

73 Views

Wakil Bupati Buton Utara Rahman, SKM., M.Kes., didampingi oleh Kadis PUPR, Kadis Perumahan, Kadis Pertanahan, dan Unsur Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Buton Utara dan Camat Kulisusu Utara saat melepas 1.000 ekor bibit ayam petelur di kandang produksi Bumdes Mataoleo, Desa Waodeburi, Kecamatan Kulisusu Utara. (Foto: Bams Gotre)

BUTON UTARA, Sekilassultra.com – Pemerintah Kabupaten Buton Utara terus mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis desa melalui pengembangan usaha produktif yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Komitmen tersebut diwujudkan dengan pelepasan 1.000 ekor bibit ayam petelur di kandang produksi Bumdes Mataoleo, Desa Waodeburi, Kecamatan Kulisusu Utara, Kamis (6/8/2026).

Pelepasan bibit ayam petelur dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Buton Utara, Rahman, SKM., M.Kes., sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor peternakan yang diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dalam sambutannya, Rahman menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Buton Utara bersama Bupati berkomitmen mendukung setiap program desa yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan potensi lokal secara produktif dan berkelanjutan.

Menurutnya, usaha peternakan ayam petelur tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Program tersebut diyakini mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan warga, serta menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui pengelolaan Bumdes yang profesional.

“Desa yang mampu mengembangkan usaha melalui Bumdes harus menjadi inspirasi bagi desa lainnya. Buton Utara memiliki potensi lahan yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi kawasan pertanian maupun peternakan. Potensi ini harus dimanfaatkan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Rahman.

Ia menambahkan, keberhasilan program pemberdayaan ekonomi desa sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, pengurus Bumdes, pendamping desa, hingga masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang.

Rahman berharap Desa Waodeburi mampu menjadi percontohan dalam pengembangan usaha desa berbasis Bumdes sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Buton Utara. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, program tersebut juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

Kegiatan pelepasan bibit ayam petelur tersebut turut dihadiri Kepala Dinas PUPR Kabupaten Buton Utara La Ode Husima, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Mustafa, Kepala Dinas Pertanahan Sarif, unsur Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buton Utara, Tripika Kecamatan Kulisusu Utara, para kepala desa se-Kecamatan Kulisusu Utara, pendamping desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Pewarta: Bambang Kurniawan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Scroll to Top