Hartawan, SH
Sekilassultra.com, Buton Utara – Hartawan, SH (37) warga Lorong Kerikil, Desa Wantulasi, Kecamatan Wakorumba Utara, Buton Utara merupakan salah satu kandidat yang memutuskan untuk ikut kontestasi pemilihan kepala desa pada tahun 2027 di Desa Wantulasi.
Sebagai warga, Hartawan merasa terpanggil untuk bisa ikut memperbaiki kondisi desanya menjadi lebih maju lagi dan masyarakat nya bisa lebih sejahtera dari sebelumnya.
Desakan warga dari berbagai kalangan di wilayah Desa Wantulasi yang memintanya untuk ikut nyalon kades menjadi modal awal untuk terus melenggang ke pencalonan kepala desa.
“Dorongan dari para tokoh masyarakat yang terus meminta saya nyalon salah satu pertimbangan untuk ikut nyalon kades. Awalnya sama sekali tidak tertarik. Tapi terus diminta masyarakat akhirnya saya putuskan untuk nyalon,” kata Suami dari Arni Ariani CH itu saat bertemu awak media, Jumat (20/02/2026).
Hartawan yang kesehariannya sibuk menjadi seorang Advokad di Kota Kendari dan merupakan ketua DPD LAI Sultra itu menganggap dengan ikut nyalon kades setidaknya bisa berkontribusi bagi kemajuan desa tempat kelahirannya.
Ia yang sebelumnya bekerja di Kota Kendari memutuskan untuk balik kampung dan mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat desa Wantulasi.
Mengingat banyak potensi desa yang bisa digali untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di Desa Wantulasi banyak masyarakat kreatif yang jika dikembangkan akan menjadi lumbung penghasilan warga.
Dimana warga Wantulasi banyak yang bergelut di bidang pertanian dan perkebunan serta mencari rezeki di laut yang disebut sebagai nelayan.
“Masyarakat Desa Wantulasi itu termasuk masyarakat yang rajin dan kreatif terutama di bidang pertanian dan perkebunan. Namun ada juga masyarakat yang menjadi pengusaha. Ini potensi besar yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Masyarakat kata dia banyak yang menginginkan adanya aktivitas sehari-hari di rumah sehingga ada penghasilan.
Oleh karena itu, nantinya masyarakat harus di bina dalam berwirusaha memgembangkan UMKM agar mendapatkan penghasilan tambahan. Salah satu contohnya memanfaatkan dunia digital seperti menjual melalui online agar masyarakat mampu meraup pundi-pundi rupiah untuk menambah penghasilan.
“Saya akan berjuang demi masyarakat dan akan menjadikan desa kita mampu bersaing dengan desa-desa maju seperti yang ada ditanah jawa. Ini bukan ambisi saya untuk maju mencalonkan diri sebagai kepala desa demi kekuasaan, namun saya maju karena masyarakat yang menginginkan”, Tegasnya.
Kalau pengabdian untuk keluarga saya alhamdulillah sudah cukup dan terpenuhi, sekarang saatnya pulang kampung demi masyarakat dan membangun desa Wantulasi agar dapat maju dan berkembang.
“Membangun kampung tampa menyakiti, memimpin tanpa membedakan.”
Mohon doa dan dukungannya.








