Salam Sahadia ketua bidang strategi politik DPD Sultra partai Hanura saat berfoto bersama kader muda Hanura
Sekilassultra.com, Kendari – Musyawarah Cabang (Muscab) IV Serentak Dewan Pimpinan Cabang Partai Hanura se-Sulawesi Tenggara bukan sekadar agenda organisasi. Momentum ini menjadi titik balik kebangkitan kekuatan politik rakyat yang selama ini menunggu keberanian, ketegasan, dan arah perjuangan yang jelas.
Ratusan kader yang memadati arena Muscab menunjukkan satu pesan kuat “Hanura tidak datang untuk meramaikan kontestasi, tetapi untuk memenangkan pertarungan politik secara terhormat”.
Kehadiran Abdul Salam Sahadia, politisi senior asal Buton Utara, menjadi sinyal keras bahwa barisan perjuangan Hanura semakin kokoh. Bergabungnya tokoh berpengaruh tersebut mempertegas bahwa arus perubahan politik di Buton Utara mulai bergerak dan tidak bisa lagi diabaikan.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Kabupaten Buton Utara menegaskan sikap tanpa kompromi:
“Hanura siap bertarung dan pada Pileg maupun Pilkada, khususnya di Buton Utara Dan harus menang . Ini bukan sekadar target, tetapi komitmen perjuangan,” tegas Bambang Kurniawan (Gotre) mantan kader PDI Perjuangan Buton Utara.
Pernyataan ini menjadi peringatan politik bahwa peta kekuatan akan berubah. Konsolidasi kader, masuknya tokoh senior, serta semangat militansi yang bangkit menandai bahwa Hanura siap menjadi kekuatan penentu, bukan lagi pelengkap dalam dinamika politik daerah.
Perjuangan tidak boleh setengah hati. Kemenangan hanya milik mereka yang berani berdiri bersama rakyat.
Buton Utara harus memiliki masa depan politik yang lebih adil, bersih, dan berpihak pada masyarakat.
Muscab IV Serentak ini menjadi genderang awal perlawanan politik demokratis menuju kemenangan rakyat. Mesin perjuangan telah dipanaskan, barisan telah dirapatkan, dan arah kemenangan telah ditetapkan.
Hanura bergerak, Rakyat menunggu Pertarungan dimulai di Buton Utara.







