Penerimaan PNBP UPP Kelas I Molawe Tahun 2023 Lebihi Terget

Sekilassultra.com, Konawe Utara – Penerimaan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Tahun 2023 oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut) melampaui target yang diberikan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Hal itu diungkap langsung Kepala KUPP Kelas 1 Molawe, Capt. Kristina Anthon. Kata dia, target PNBP KUPP Molawe Tahun 2023 melebihi daripada target yang diberikan Kemenhub.

“Bukan lagi tercapai, tapi melebihi target dari Rp35 miliar yang ditargetkan tahun 2023, alhamdulillah realisasi penerimaan PNBP kurang lebih Rp42 miliar,” ungkap Kepala KUPP Kelas 1 Molawe, Capt. Kristina Anthon, Senin (8/1/2024).

Capt. Kristina menjelaskan, realisasi ini banyak faktor yang mempengaruhi peningkatan penerimaan PNBP tahun lalu. Diantaranya peningkatan pelayanan kepelabuhanan terhadap mitra KUPP Molawe.

Selain itu, terjalinnya kerjasama tim yang terkoordinasi dengan baik antara kepala, pejabat struktural maupun ditingkat staf kepegawaian. Misalnya aktifnya pegawai mengecek izin terminal khusus (Tersus) yang mendekati kadarluarsa atau expired.

Dengan demikian, izin tersus yang telah memasuki masa kadarluarsa, bisa segera diperpanjang pemilik tersus. Sehingga, jika sudah diperpanjang, PNBP bisa ditarik sebagai pemasukan negara.

Olehnya, peran tim begitu penting dalam mendongkrak penerimaan PNBP.  Sebab, walupun sudah ada kantong-kantong penerimaan PBNP, tapi jika tidak didukung tim dan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, rasanya akan sia-sia.

“Berkat kerja tim dan SDM mumpuni. Saya akui, walupun baru menjabat, KUPP Molawe memiliki SDM yang luar biasa dan kompak dalam bekerja. Inilah yang kemudian menjadi faktor lain penerimaan PNBP kita bisa melebihi target Kemenhub,” jelasnya.

Kristina optimis, prestasi meningkatnya penerimaan PNBP ini bisa dipertahankan KUPP Molawe kedepannya. Dia percaya, dedikasi dan integritas yang dimiliki pegawai KUPP Molawe, akan membuat penerimaan PNBP terus meningkat setiap tahun.

“Target secara umum itu Rp35 miliar kan, tapi kita optimis pencapaian kami tahun ini, kita pertahankan,” tukasnya.